Get Paid To Do Free Offers!

Monday, 21 December 2015

Terharu Dapatkan Rumah Gratis dari Apersi



Wahono dan Keluarga Menangis Haru
Hebatnya , rumah itu diterima secara Cuma-Cuma. Berkat kerja sama antara Asosiasi pengembangan perumahan dan pemukiman seluruh indonesia ( Apersi ) dengan PT Dua Putri Sriwijaya sebagai pihak pengembang yang menyediakan rumah.
Wahono (40) dan istri, Marina (28) beserta keempat anaknya tak henti-henti menangis terharu saat tiba di depan rumah sederhana itu. Penyerahan rumah di rancang dalam sebuah acara dramatis oleh tim kreatif sebuah program televisi swasta nasional.
Mata wahono dan keluarga ditutup dengan kain hitam saat digiring berjalan kaki oleh presenter kawakan Mandala Shoji sampai ke depan rumah sederhana tersebut. Di balik kain hitam, air mata wahono dan keluarganya sudah bercucuran.
Sementara warga yang penasaran sudah berkermun. Hujan lebat yang sempat turun tidak membuyarkan antusiasme warga menyaksikan kegiatan sosial tersebut.
Setiba di depan rumah, kain hitam penutup mata Wahono dan keluarga dibuka secara bersamaam. Keharuan dan bahagia pun langsung meliputi keluarga itu. Spontan , mereka langsung sujud syukur di atas jalan masuk rumah yang sedang basah karena hujan.
“ Benar-benar tak menyangka. Alhamdulillah, kami sangat bahagia,” tutur Whono yang tak henti mengucapkan terima kasih.
Pria yang sehari-hari bertaruh nyawa sebagai pemanjat pohon kelapa ini awalnya hanya di panggil oleh kepala Desa Barum Jum’at lalu. Bahwa sebuah lembaga akan melakukan wawancara.
“ Nggak dibilang mau dapat apa. Rupanya untuk ini,” kata Wahono yang mengaku penghasilan perbulannya tak menentu.
Ia mengatakan,  penghasilannya hanya cukup untuk makan dan semampunya menyekolahkan anak. Sementara sang istri hanya seorang ibu rumah tangga. Namun berkat usaha dan pantang menyerah, anak sulungnya sudah dudu di bangku kelas IX SMP.
Ketua DPD Apersi Riau Idham Chalik Harahap mengatakan, Wahono dan keluarga merupakan satu dari tiga kepala keluarga penerima rumah gratis di Riau. Dua yang lain yakni, di Perumahan Mutiara Rumbai Indah, Rumbai Bakit, Pekanbaru bantuan dari pengembangan PT  Solarindo Nuansa Lestari dan Perumahan cahaya fajar Lestari, Muara Fajar.
“ Keduanya di Pekanbaru diserahkan langsung oleh Bapak Walikota, “ ujar idham didampingi Sekretaris DPD Apresi Riau Darwin Ishak.
Menurut Idham, awalnya terpilih enam kandidat peneriam, kemudian diseleksi lagi. Akhirnya terpilih tiga kepala keluarga penerima rumah berikut isinya dan tiga lagi menerima sembako berikut uang tunai
Menurut Idham, program tersebut digagas oleh DPP Apersi dengan tema “1000 Rumah”. Apersi bersinergi dengan pemerintah untuk menyukseskan program nasional rumah untuk keluarga presejahtera. “ Insya Allah, habis lebaran nanti ada bantuan lagi yang kita bagikan kepada masyarakat,” katanya.
Idham menuturkan, rangkaian aksi sosial di Riau berjalan lancar dan sukses. Itu semu berkat dukungan semua pihak. Ucapan terima kasih secara khusus  disampaikannya kedapa Pemerintah Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar.
“Ini bentuk dari komitmen kita mendukung pemerintah menyukseskan pembangunan daerah,” tandas Idham. Menurut dia, perhatian Apersi kepada peneriama bantuan buka hanya saat penyerahan saja. Apersi menjadikan penerima sebagai keluarga binaan yang senantiansa diperhatikan.
“Akan dijadikan anak didik Apersi. Khusunya waktu menjelang Lebaran. Kita akan memperhatikan mereka,” kata Idham.
Sementara itu, Direktur PT.Dua Putri Sriwijaya, Fitri mengatakn, pihatknya terpanggil untuk dapat berbagi. Menurutnya, program sosial yang dimiliki Apersi sangat baik. “Di bawah naungan Apersi , kita salurkan bantuan,” ujarnya.
Kegiatan penyerahan tersebut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Khalisman didampingi Camat Siak Hulu Fajri Adha. Chalisman berucap terima kasih kepada Apersi yang dinilai sejalan dengan Program Pemkab Kampar dalam mengurangi  rumah-rumah kumuh.
“Oleh karena itu, kedaan, kita akan bekerja sama dengan Apersi kami menilai , visi dan misi sama dengan Pemkab Kampar,” ujar Khalisman. (ndo)

No comments:

Post a Comment